Senin, 30 Maret 2015

Terima kasih Tuhan

Beribu terima kasih kusampaikan padaMu Bapa atas semua berkat dan kebaikanMu yang tak henti-hentinya Kau berikan padaku.
Ketika doa-doaku mulai terjawab kulihat betapa sangat muliaNya Kau.
Maaf jika selama ini kumeragukanMu ketika doa-doa itu belum terjawab.
Kini kutau, Kau menjawab semua doa-doaku tepat pada waktunya.
Kurasakan kebaikanMu dalam hidupku tak henti-hentinya.
Ketika kini kurasakan berlimpah-limpah berkatMu datang padaku kini.
Takkan berhenti lidahku mengucap syukur padaMu, Tuhanku.
Terima kasih Yesus
Terima kasih Tuhanku.
:)

Minggu, 15 Februari 2015

dia meluluhkan hatiku

Cinta dan penantiannya meluluhkanku..
Perhatiaan dan kesabarannya membuktikan ketulusannya.
Dia menerimakan tanpa syarat.
Dia menjadikanku bak seorang putri.
Disayang, dimanja dan diperhatikan.
Selalu menyenangkan hati, selalu mengikuti kemauanku..
Tak pernah marah meski telah membuatnya menunggu tanpa kepastian.
Dia selalu membuatkh tertawa.
Di dekatnya aku merasa nyaman.
Di dekatnya aku bisa menjadi diriku sendiri.
Karenanya aku menemukan sisi lain diriku yang tersembunyi karena keadaan.
Dia datang membawa cahaya untukku.
Menyinari hariku dengan perhatiannya.
Dia meluluhkan hatiku dengan cintanya yang tulus.

Rabu, 11 Februari 2015

Bak seorang putri menanti pangeran
Menunggu dan menunggu yang terbaik
Meratap dan berpikir akankah cinta datang?
Ketika beberapa pangeran menghampiri hati mulai gelisah
Sesekali berpaling dan menimbang
Inikah pangeran berkuda putihku?
Pangeran yang selalu ada dalam mimpiku?
Namun, hati tak kunjung bertepi.
Ketika tipuan dan godaan membuat hati bergetar, tetapku berpegang pada janjiNya.
Seolah Tuhan mempermainkan hati ini.
Tuhan memberi cinta dan cinta.
Namun tak jua memberi pangeran yang tepat, yang mencintaiku dengan apa adanya.
Saat pangeran itu datang hati tak kunjung mengerti.
Dia hadir menemaniku, menjagaku, memperhatikanku.
Ia mempperlakukanku layaknya seorang ratu bukan hanya putri.
Namun, hatiku tak mengenalnya.
Ketika ia pergi, hati ini menangis dan merindu.
Saat itu kusadar, dia pangeran yang tepat untukku.
Pangeran berkuda putihku..
Mimpi-mimpiku kini tak lagi sekedar mimpi.
Kini kisah itu menjadi nyata.
Bukan lagi mimpi.
Jika kita bersabar, Tuhan akan memberi tepat pada waktunya. ;)


Terima kasih buat dia yang selalu membuatku tersenyum..
Membuatku bahagia..
Membuatku tertawa.
Dia yang selalu ada untukku..
Dia yang selalu memperhatikan..
Bagai kembang yang selalu diperhatikan dan disirami tiap hari..
Bertumbuh, berkembang menghasilkan kembang terindah..
Memancarkan kecantikannya.
Terima kasih Tuhan..
Telah menempatkannya di sisiku.
I love him so much.. 

Kamis, 20 November 2014

merindu

Salahkah aku jika merindukannya?
Tuhaaaannn.. Aku sungguh merindukannya..
Tak terbendung lagi rasa ini. Bagai air yang meluap keluar dari wadah kaca, membasahi meja tempatnya diletakkan. Begitulah perasaanku padanya..
Mencoba bertahan, lari dan melupakan. Yang ada siksa dada semakin merajalela..
Pantaskah rasa rindu ini ada?
Setelah menyakitinya, melukainya dan menyiksanya?
Inikah balas atas perbuatanku.
Sebuah cercah bersalah muncul.
Apakah pantas cinta itu muncul setelah luka yg kubuat?
Tuhaaann..
Izinkan hati ini pulih lagi.
Aku tak tau harus mencari obat ke mana untuk luka ini. Bagai kanker ganas yang tak dapat disembuhkan. Begitulah rindu ini menyerangku.
Racunnya sudah menyebar dari hati ke pikiranku lalu seluruh tubuhku kaku tak berdaya merindukannya.
Sanggupkah bertahan?
Akankah Kau tunjukkan mukjizatmu?
Akankah penantian ini berakhir seperti dulu?
Mengapa cinta itu menyakitkan? Mengapa?????

Jumat, 24 Oktober 2014

mimpi lagi

Mimpi lagiii..
Lagi2 kau hadir dalam mimpiku..
Knp dirimu selalu berhubungan dg mimpiku..
Saat aku berusaha mengingkari hatiku, kau hadir dlm mimpiku.
Tp mimpi itu jg tak menjawab apa2.
Saat kau bersamaku petunjuk mimpi itu tak dtg lagi.
Saat kau pergi, petunjuk mimpi itu dtg lagi.
Ada apa dg ini semua? Mgknkah Tuhan ini sebuah pertanda darimu.
Mgknkah Kau sedang memberiku petunjuk? Tapi apa arti semuanya Tuhan, aku tak mengerti.
Ika memang dia tercipta untukku, izinkan semua terjadi seperti mimpiku itu.
Aku tak tau apa yang sebenarnya aku rasakan.. Tapi perasaan ini mengganggu pikiranku terus.. Knp dia selalu hadir dlm pikiranku. Knp dia tak bs musnah dr pikiranku. Padahal aku saja blm tau arti perasaan ini.
Ah.. Ini terlalu menggangguku. Dulu saat aku jatuh cinta rasanya aku dengan mudah mengenali perasaan ini. Lalu knp sekarang sulit menentukan inikah cinta?
Tuhan aku tak tau apa yg aku rasakan ini.. Dia selalu hadir dlm pikiranku. Mengusik jiwaku dan hidupku. Tak pernah rasanya duniaku jungkir balik seperti ini karena cinta. Rasa bersalahkah ini? Atau rasa sesal? Aku tak mengerti. Izinkan aku menetapkan jawabannya. Mampukah aku memusnahkannya dr pikiranku?
I wish I hope.